GLBD: Pantun Bertema Covid-19
Repost:
Pantun adalah salah satu karya sastra. Pantun termasuk jenis puisi lama. Walaupun termasuk jenis puisi lama, pantun bisa dikemas dengan bahasa yang modern. Jenis puisi lama hanya berdasarkan struktur dan bentuknya saja. Namun, penggunaan bahasa dalam pantun tetap bebas sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh pengarang.
Di kondisi pandemi, pantun dapat digunakan sebagai alat untuk menasihati seseorang. Pantun dapat dibuat dengan tema Covid-19 yang isinya ajakan untuk hidup sehat. Nah, dalam postingan ini ada beberapa contoh pantun bertema Covid-19. Namun, sebelum ke contoh ada baiknya kita mengingat ciri-ciri pantun terlebih dahulu.
Ciri-Ciri Pantun
1. Setiap bait terdiri atas empat baris atau larik
2. Dua larik pertama (larik 1 dan 2) termasuk sampiran
3. Dua larik terakhir (larik 3 dan 4) termasuk isi pantun
4. Satu larik terdiri atas 8-12 suku kata
Nah, berikut contoh pantun bertema Covid-19.
Ada raksasa membangun istana
Membangunnya di tengah hutan
Ayo lawan virus Corona
Dengan selalu jaga Kesehatan
Seharian kerja pastilah lelah
Walau lelah janganlah malas
Lama sekali sudah tak sekolah
Gara-gara Covid Sembilan Belas
Sehari luka kemudian sembuh
Sembuh karena makan buah nona
Kuatkan imunitas tubuh
Untuk menangkal virus Corona
Pagi hari makan tape ketan
Makannya bersama anak kembar
Selalu jaga jarak aman
Agar virus tidak cepat menyebar
Mau buat kue tak ada bahan
Adanya malah sepotong kain
Libur jangan hanya rebahan
Gunakan waktu sebaik mungkin
Pagi hari ada setetes embun
Bening menempel di daun nanas
Cucilah tangan pakai sabun
Segera setelah beraktivitas
Pak Joni membeli sepasang ban
Buat dipasang di motor ibunya
Orang-orang takut jabat tangan
Gara-gara virus Corona
Memancing di kali dapatnya sepat
Sampai di rumah diminta teman
Pemutih pakaian sulit didapat
Diborong untuk disinfektan
Singa itu binatang buas
Buasnya melebihi buaya
Awas Covid Sembilan Belas
Karena itu virus berbahaya
Mentari pagi terasa hangat
Menemani terbang si merpati
Terapkan hidup bersih dan sehat
Agar Corona tidak menjangkiti
Sudah lama kita tidak piknik
Terakhir piknik ke Nusa Penida
Ada Corona tak usah panik
Tetap tenang dan selalu waspada
Belok kiri belok kanan
Tidak tahu harus ke mana
Lulus tanpa ujian dan perpisahan
Sudah nasib jadi angkatan Corona
Malam-malam beli buah
Belinya di dekat kuburan angker
Jika kamu ingin keluar rumah
Jangan lupa pakai masker
Akhir pekan menonton wayang
Nontonnya jangan lupa ajak teman
Baru kali ini libur panjang
Tapi enggak boleh pergi jalan-jalan
Lari dari singa bertemu macan
Lari dari macan bertemu ular
Corona itu virus mematikan
Awas jangan sampai tertular