GLBD: Puisi-Puisi Bertema Negeriku
Repost:
Indonesia adalah negeri yang penuh keragaman, mulai dari suku, bangsa, agama, bahasa, wilayah, adat, budaya, dan lain-lain. Keberagaman tersebut sangat mudah untuk dijadikan ide dalam membuat puisi. Berikut beberapa puisi dengan tema Negeriku.
1. Tanah Air Mata Karya Sutardji Calzoum Bachri
Tanah airmata tanah tumpah dukakumata air airmata kamiairmata tanah air kamidi sinilah kami berdirimenyanyikan airmata kamidi balik gembur subur tanahmukami simpan perih kamidi balik etalase megah gedung-gedungmukami coba sembunyikan derita kamikami coba simpan nestapakami coba kuburkan duka laratapi perih tak bisa sembunyiia merebak kemana-manabumi memang tak sebatas pandangdan udara luas menunggunamun kalian takkan bisa menyingkirke manapun melangkahkalian pijak airmata kamike manapun terbangkalian kan hinggap di air mata kamike manapun berlayarkalian arungi airmata kamikalian sudah terkepungtakkan bisa mengelaktakkan bisa ke mana pergimenyerahlah pada kedalaman air mata
selamat pagi, Indonesia, seekor burung mungil mengangguk
dan menyanyi kecil buatmu.
aku pun sudah selesai, tinggal mengenakan sepatu,
dan kemudian pergi untuk mewujudkan setiaku padamu dalam
kerja yang sederhana;
bibirku tak biasa mengucapkan kata-kata yang sukar dan
tanganku terlalu kurus untuk mengacu terkepal.
selalu kujumpai kau di wajah anak-anak sekolah,
di mata para perempuan yang sabar,
di telapak tangan yang membatu para pekerja jalanan;
kami telah bersahabat dengan kenyataan
untuk diam-diam mencintaimu.
pada suatu hari tentu kukerjakan sesuatu
agar tak sia-sia kau melahirkanku.
seekor ayam jantan menegak, dan menjeritkan salam
padamu, kubayangkan sehelai bendera berkibar di sayapnya.
aku pun pergi bekerja, menaklukan kejemuan,
merubuhkan kesangsian,
dan menyusun batu-demi batu ketabahan, benteng
kemerdekaanmu pada setiap matahari terbit, o anak jaman
yang megah,
biarkan aku memandang ke Timur untuk mengenangmu
wajah-wajah yang penuh anak-anak sekolah berkilat,
para perempuan menyalakan api,
dan di telapak tangan para lelaki yang tabah
telah hancur kristal-kristal dusta, khianat dan pura-pura.
Selamat pagi, Indonesia, seekor burung kecil
memberi salam kepada si anak kecil;
terasa benar: aku tak lain milikmu
3. Puisi Salam Rindu dari Pejuang Devisa
Salam Rindu Dari Pejuang Devisa
Kali ini diriku benar-benar sedang berada jauh darimu
Iya, Indonesia sebagai tanah airku sekaligus tumpah darahku
Dari sanalah suara tangisku didengar
Dari sana pula diriku dibesarkan hingga menjadi sosok yang kuat dan hebat
Tanah airku Indonesia, negeri tercinta
Aku begitu merindukanmu, rindu untuk melepas lelahku bersamamu
4. Puisi Hentikan Perselisihan, Indonesia Jaya
Hentikan Perselisihan, Indonesia JayaAkhir-akhir ini kau diguncangkan dengan berbagai macam peristiwa
Perselisihan, pertikaian semakin merajalela
Masing-masing individu serasa ingin menjadi yang paling utama
Kutahu dirimu dirimu sebenarnya kesakitan melihat mereka saling berselisih di atas bumi-mu
Entahlah apa yang mereka pikiran
Aku hanya berharap mereka segera sadar dan tau bahwa dirimu layak untuk di jaga
Sudah seharusnya kita hidup damai di atas tanahmu. Indonesia.
5. Puisi Liciknya Para Koruptor Karya Sascha Putri DenovaKoruptor
Kau adalah perugi bangsa kami
Kau adalah perusak bangsa kami
Apakah engkau senang bila Indonesia menjadi bangkrut mengkerut
Jika engkau terus meneruskan perbuatan tercelamu itu
Yang selalu merampas harta Indonesia
Sadarlah engkau wahai koruptor
Perbuatanmu telah mencelakan dirimu sendiri
Dengan menungu lama hari di dalam jeruji besi
Dengarkanlah pesanku ini wahai koruptor
Dengarkanlah dengan hati
6. Puisi Anak Indonesia Karya Muhammad Fatah Khoirul Fawwaz
Anak Indonesia….
Aku bangga bisa menjadi anak Indonesia
Anak yang bisa mengubah dunia
Generasi muda yang kreatif
Dari yang kuno sampai modern
Anak Indonesia
Kau telah mengharumkan nama bangsa
Mulai dari akademik maupun non akademik
Anak Indonesia adalah anak yang pintar
Yang bisa mengharumkan nama Indonesia
Aku bangga menjadi anak Indonesia
Terima kasih Indonesia
Aku takkan rela kau dijajah
Sekalipun darahku mengalir deras seperti ombak
Aku cinta Indonesia
7. Puisi Negeriku Indonesia Karya Nazwa Hijrani ReysaDi sini aku tinggal
Di negeriku Indonesia
Memandang langit biru
Melihat awan putih
Terlihat jelas keindahan negeriku
Dari sawah, gunung, hingga bukit
Ada di negeriku
Banyak keanekaragaman budaya yang menambah kekayaanmu
Bersatu padu negeriku Indonesia
Tanpa ada rasa pecah belah
Apa pun itu masalahnya
Kami akan tetap Bersatu
8. Alangkah Lucunya Negeri Ini Karya Alyasa Sabdatama
Indonesia
Kau adalah negeri yang aneh
Orang gila di mana-mana
Ada yang gila harta
Gila takhta
Oh, negeriku, kau memang lucu
Karena yang kaya berkuasa dan yang miskin tertindas dan mati
Ini semua ulah koruptor yang gila harta, takhta, dan jabatan
Para koruptor tidak mementingkan rakyat kecil
Tetapi mementingkan harta dan jabatannya
Oh, negeriku bagaimana masa depanmu
Koruptor
Enyahlah kau dari negeriku
Negeriku pasti akan makmur
Bayangkanlah negeri ini tanpa koruptor
Pasti negeri sudah maju dan makmur dari dulu
Semoga para koruptor sadar
Akan semua kesalahannya
Jika para koruptor sudah sadar
Pasti tidak ada rakyat yang menderita
Dan negeri ini akan kaya dan tidak ada koruptor
Semoga harapan kami terkabul
Karena kami adalah generasi muda Indonesia
Yang akan memberantas korupsi di negeri ini
Sumber puisi dapat dilihat dengan meng-klik judul puisi.